Kamis, 18 Juni 2009
Rabu, 17 Juni 2009
Raa Cha
Kemaren habis nonton drag me to hell, film yang tegangnya gokill banget, saya sama pacar makan di restoran asia, namanya Raa Cha. Sebenarnya emg sengaja kesana karena pacar janji mau traktir saya kalau saya udah sembuh, dan baru kemaren bisa ditepati janjinya..hhe .
Saya kurang tau, Raa Cha ini dari negara mana, sepertinya sih Thailand, tapi sewaktu saya makan, saya mendengar alunan lagu sarang en gayo-nya Princess Hours yang notabene berasal dari Korea, seneng juga sih denger lagunya...hihi...
Baru masuk kesana, pelayannya dengan ramah menyapa kita dan menanyakan mau duduk di depan atau di dalam, karena ingin privasi (asikk) saya pilih yang didalam.. lalu dijalan menuju ke dalam, kita disuguhkan sederet makanan, yang sudah matang ataupun yang belum.. ada berbagai jenis pilihan, sayur2, jamur, prawn siomay, bakso, beef, chicken etc.
berbeda dengan hanamasa yang all you can eat, disini setiap makanan yaa harus dibayar, tapi harganya menurut saya lumayan terjangkau. setelah membayar, kami dikasih nomer tempat duduk dan pelayan yang didalam langsung melayani kami. Ada perasaan seneng juga sih karena bisa main masak2an sama pacar, kayak di film2 korea..hhha.. apalagi menurut saya, makanannya itu memang tidak mengecewakan. saking semangatnya makan, saya sampai kekenyangan, hha .
Total kami makan berdua kurang lebih 100rb dengan pesanan :
- beef smoked spicy
- beef smoked sweet
- prawn siomay
- sayur yang isinya brokoli, sawi dan jamur
- jamur panjang2
- chicken pandan
- prawn fried
- Thai green tea (disini kita bisa ngambil sendiri but no refill)
- Aqua gelas
- Kwetiaw
- Mie kuning
- 2 mangkuk nasi
Antara Meteor Garden, Boys Over Flowers dan Boys Before Flowers
Ketiganya sama-sama diangkat dari manga/komik yang telah tersebar dan terkenal dari Jepang, Hana Yori Dango.. bercerita tentang 4 orang cowok sempurna (ganteng, tajir, apapun mereka punya) yang namanya F4, dengan ketua Doumyouji Tsukasa (di komik) yang akhirnya jatuh cinta pada seorang gadis miskin namun sangat pemberani bernama Makino tsukusi (di komik). petualangan cinta mereka sungguh-sungguh gak ada bosennya kalo diulas terus-menerus..sampai dari tiga negara berbeda pun menyuguhkan sinema dengan inti cerita yang sama namun dalam kemasan yang berbeda .. mari kita membandingkan ..
Meteor Garden
berasal dari negara Taiwan. Meteor Garden ditayangkan kira-kira pada tahun 2001 di indosiar setiap hari selasa jam 10 malam.. saat pertama kali nonton serial ini, saya lagi iseng2 ganti2 channel TV karena gak ada acara yang bagus, dan langsung tertarik melihat film ini.. Nama asli dari komik pun juga turut diganti berhubung drama ini berasal dari Taiwan sedangkan Komiknya dari Jepang..
Hana Yori Dango/Boys Over Flowers
Drama ini berasal dari Jepang yang biasa disebut Dorama. Ditayangkan pada tahun 2005, namun di Indonesia baru ditayangkan tahun 2007. Memang tidak salah kalau jepang mengeluarkan dorama ini, toh komik aslinya berasal dari negaranya. Jalan cerita dorama ini memang mirip seperti yang dikomiknya, seperti settingnya yang memang disekolah. dan akhirnya juga happy ending tidak seperti meteor garden yang akhirnya melenceng dari komiknya karena pada waktu itu komiknya belum terbit.
Keseluruhan cerita ini memang berbeda dengan meteor garden, dikemas dengan bagus.. nama masing2 perannya juga tidak berganti..
Dorama ini dibuat menjadi 3, Hana Yori Dango 1, 2 dan Hana Yori Dango Final (dibuat dalam film)... lagu dari Arashi yang ceria juga sangat enak didengar..
Boys Before Flowers
Ini drama lagi Happening banget di Indonesia dan negara2 lainya. Berasal dari Korea, siapa sih yang gak tau drama-drama korea yang ceritanya sangat bagus?? salah satunya Full House, yang benar2 booming pada tahun 2004 dan sampai sekarang dramanya masih suka diputar di Indosiar. Tidak salah kalau Boys before flowers booming, selain pemainnya cakep-cakep, setting dan wardrobenya keren-keren, jalan ceritanya juga dibuat berbeda namun tetap menarik. seperi Meteor Garden, nama pemainnya pun di ubah menjadi nama yang lebih korean..
Kesimpulannya, saya lebih memilih Boys Before Flowers dari Korea, selain karena saya fans K-drama, film ini memang benar2 menyuguhkan hal yang berbeda dari Hana Yori Dango tidak seperti Meteor Garden yang ceritanya berbeli-belit dan akhirnya tidak ada jelasnya sedangkan Boys Before akhirnya benar2 happy ending.. sebenarnya Hana Yori Dango dari jepang juga bagus, namun pemainnya menurut saya kurang cakep.. Jadi ibaratnya Boys Before Flowers itu Hana Yori dango paket komplit..semua pemainnya cakep, jalan ceritanya perpaduan Hana Yori dango dan Meteor Garden, dan jangan lupa, lagu-lagunya yang sangat menyentuh dan easy listening...
jadi, sekarang tinggal kalian memilih, Tao Ming tse dengan wajah ganteng bodohnya itu, Doumyouji dengan wajah galaknya atau Gu Jun Pyo dengan segala kesempurnaannya ? tp btw, wajah Jun Pyo sekilas mirip Tao Ming Tse..
Meteor Garden
berasal dari negara Taiwan. Meteor Garden ditayangkan kira-kira pada tahun 2001 di indosiar setiap hari selasa jam 10 malam.. saat pertama kali nonton serial ini, saya lagi iseng2 ganti2 channel TV karena gak ada acara yang bagus, dan langsung tertarik melihat film ini.. Nama asli dari komik pun juga turut diganti berhubung drama ini berasal dari Taiwan sedangkan Komiknya dari Jepang..
- Doumyouji Tsukasa berganti menjadi Tao Ming Tse yang diperankan oleh Jerry Yan
- Makino Tsukushi diganti menjadi Sanchai yang diperankan Barbie Tsu
- Hanazawa Rui diganti menjadi Hua Zhe Lei diperankan oleh Vic Zhou
- Nishikado Sojiro berganti menjadi Ximen yang diperankan oleh Ken Zhou
- Mimasaka Akira berganti menjadi Mai Zhuo yang diperankan oleh Vaneess Wu
Hana Yori Dango/Boys Over Flowers
Drama ini berasal dari Jepang yang biasa disebut Dorama. Ditayangkan pada tahun 2005, namun di Indonesia baru ditayangkan tahun 2007. Memang tidak salah kalau jepang mengeluarkan dorama ini, toh komik aslinya berasal dari negaranya. Jalan cerita dorama ini memang mirip seperti yang dikomiknya, seperti settingnya yang memang disekolah. dan akhirnya juga happy ending tidak seperti meteor garden yang akhirnya melenceng dari komiknya karena pada waktu itu komiknya belum terbit.
Keseluruhan cerita ini memang berbeda dengan meteor garden, dikemas dengan bagus.. nama masing2 perannya juga tidak berganti..
Dorama ini dibuat menjadi 3, Hana Yori Dango 1, 2 dan Hana Yori Dango Final (dibuat dalam film)... lagu dari Arashi yang ceria juga sangat enak didengar..
Boys Before Flowers
Ini drama lagi Happening banget di Indonesia dan negara2 lainya. Berasal dari Korea, siapa sih yang gak tau drama-drama korea yang ceritanya sangat bagus?? salah satunya Full House, yang benar2 booming pada tahun 2004 dan sampai sekarang dramanya masih suka diputar di Indosiar. Tidak salah kalau Boys before flowers booming, selain pemainnya cakep-cakep, setting dan wardrobenya keren-keren, jalan ceritanya juga dibuat berbeda namun tetap menarik. seperi Meteor Garden, nama pemainnya pun di ubah menjadi nama yang lebih korean..
- Doumyouji tsukasa menjadi Gu Jun Pyo diperankan Lee Min Ho
- Makino Tsukusi menjadi Geum Jan di diperankan Goo Hye Sun
- Hanazawa Rui menjadi Yun Ji Hoo diperankan oleh Kim Hyun Joong
- Nishikado Soujiro menjadi So Yi Jung yang diperankan Kim Bum
- Mimasaka Akira menjadi Song Woo Bin yang diperankan Kim Joon
Kesimpulannya, saya lebih memilih Boys Before Flowers dari Korea, selain karena saya fans K-drama, film ini memang benar2 menyuguhkan hal yang berbeda dari Hana Yori Dango tidak seperti Meteor Garden yang ceritanya berbeli-belit dan akhirnya tidak ada jelasnya sedangkan Boys Before akhirnya benar2 happy ending.. sebenarnya Hana Yori Dango dari jepang juga bagus, namun pemainnya menurut saya kurang cakep.. Jadi ibaratnya Boys Before Flowers itu Hana Yori dango paket komplit..semua pemainnya cakep, jalan ceritanya perpaduan Hana Yori dango dan Meteor Garden, dan jangan lupa, lagu-lagunya yang sangat menyentuh dan easy listening...
jadi, sekarang tinggal kalian memilih, Tao Ming tse dengan wajah ganteng bodohnya itu, Doumyouji dengan wajah galaknya atau Gu Jun Pyo dengan segala kesempurnaannya ? tp btw, wajah Jun Pyo sekilas mirip Tao Ming Tse..
Langganan:
Komentar (Atom)





